Diselembar wajah malam
diselembar wajah wajah malam
kafan menyelimuti ketiadaan rasa
mencari cari
menerka nerka
menjadikan neraka
tanpa sadar daun itu berkata
: inilah dunia tanpa baca
daun kata kering tak terjamah
sebab ia mencari sebuah lolongan
mungkin itu makam
atau sekedar wacana biasa
maka hendaklah nisan membaca
ketidakberdayaan belulang
menjadikan ia abu-abu diselembar wajah malam
Pedang penghayatan
sisasisa hidupku sebuah waktu yang mengalir bersama hati dan rasa akan perasaanku, kini kata adalah sayatan paling mulia tuk dapat berimajinasi bersama prisai hidupku bertarung melawan hawa gelap yang coba mendekati jiwa rapuh ini
Gadis gaun biru
aura bersayap gadis gaun biru melantunkan biola bermata dua sayatan pegas jemari melambai tuang kan hati penghayatan nada dibalik latar hitam suara berdetak notnot menarinari membawa hati diantara gelap bias cahaya membiru bagai malaikat cabut roh keangkuhan mawar biru terselip disela rambu sebagai penghias nuansa gaun biola biru resapi latar tangga nada santun latar nada memangil jiwa gadis gaun biru terseyum malu menatap gelap bias cahaya bersayap terlantun bait akhir suara bertahta sorak pun tiba legahkan dada
Makna Pangeran Prisai Kosmik
♣═══¤۩۞۩ஜஜ۩۞۩¤═══♣
kosmik diri berpijar hati
dibalik prisai lindungi hati
sosok pangeran padukan hati
agar istana terbangun rapi
♣═══¤۩۞۩ஜஜ۩۞۩¤═══♣
♪♫]▓▓║Si Sajak Dungu║▓▓[♫?
♣═══¤۩۞۩ஜஜ۩۞۩¤═══♣
♪♫]▓▓║Si Sajak Dungu║▓▓[♫?
Arwah Penasaran
gamang melayang
hidup bukan
tampak mata
sikilas terdetak
iman dunia
tersesat hitam
nyawa melayang
dendam terbawa
usut diusut
tak pantas mati
nyawa melayang
durja dunia
hidup bukan
tampak mata
sikilas terdetak
iman dunia
tersesat hitam
nyawa melayang
dendam terbawa
usut diusut
tak pantas mati
nyawa melayang
durja dunia
